Fungsi-fungsi Industri Manufaktur di Indonesia yang Perlu Diperhatikan

Fungsi-fungsi Industri Manufaktur di Indonesia yang Perlu Diperhatikan

Pada zaman krisis moneter yang melanda di tahun 90-an, banyak industri manufatur di Indonesia yang gulung tikar.

Namun, kini semua itu sudah mulai berangsur membaik. Geliat industri di Indonesia memang sedang mengalami pergerakan yang positif.

Berbagai sektor ekspor mulai ramai dilirik oleh buyer dari perusahaan asing. Salah satu industri di Indonesia yang sedang mengalami kemajuan yang pesat adalah industri manufaktur.

Industri ini memang sudah eksis di Indonesia sejak zaman orde baru. Seiring dengan perkembanga zaman, industri manufaktur terkadang juga mengalami masa pasang dan surut.

Artikel kali ini akan membahas tentang fungsi-fungsi industri manufaktur di Indonesia yang perlu diperhatikan.

Bagi anda yang ingin mengetahuinya dengan jelas, berikut uraiannya.

Fungsi-fungsi Industri Manufaktur di Indonesia yang Perlu Diperhatikan

Fungsi yang pertama adalah fungsi produksi. Fungsi ini berfokus pada pengolahan bahan mentah menjadi brang jadi.

Contohnya, pengolahan kapas menjadi benang, kemudian menjadi kain dan akhirnya menjadi baju. Fungsi yang kedua adalah fungsi pemasaran.

Fungsi dari kegiatan pemasaran itu sendiri adlah agar produk dapat dibeli dan dikenal oleh para konsumen.

Fungsi yang ketiga adalah fungsi administrasi.

Fungsi administrasi berfokus pada pembuatan kebijakan, pengarahan, pengawasan terhadap suatu kegiatan produksi hingga pemasaran. Fungsi yang keempat adalah fungsi keuangan.

Fungsi keungan berfokus pada pengelolaan keuangan dan pecarian sumber dana. Para pengelola keuangan pada industri juga harus lihai membeca situasi pasar.

Hal ini sangat penting agar tidak terjadi kerugian.

 

Baiklah, itulah sekelumit informasi tentang fungsi-fungsi investasi infrastruktur di Indonesia yang perlu diperhatikan. sektor industri manufaktur memang memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan bangsa.

Hal ini berkaitan dengan fungsinya yang juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

Bayangkan jika industri manufaktur mengalami kebangkrutan, maka akan banyak pekerja yang mengalami PHK.

Dengan sendirinya ini akan berdampak negatif karena dapat menambah jumlah poenganggurang.

Oleh sebab itu, marilah gunakan produk dalam negeri. Karena, ini dapat membantu perekonomian negara, terutama melalui industri manufaktur. Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat untuk anda semua dan salam sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *